(0271) 625546
20 November 2023
Bacaan Alkitab :
Bahan Renungan :
Terhitung setelah Minggu Paskah ke VI ini kita menyambut masa penghayatan Pentakosta. Sebagaimana satu hal yang khas dalam ajaran iman GKJ, masa penghayatan Pentakosta adalah momentum dan cara gereja untuk menghantarkan umat mendalami simpul-simpul ajaran tentang kelanjutan karya penyelamatan Allah pasca peristiwa Salib. Maka, rangkaian perenungan pada momentum masa penghayatan pentakosta ini sedikit banyak berfokus pada pemaknaan akan karya Allah yang teraktualisasi dalam pernyertaan Roh Kudus dalam perjalanan hidup gereja dan orang beriman. Dalam wawasan tersebut, pembacaan terhadap perikop kita kali ini menjadi menarik. Sebab penyertaan Roh Kudus dalam karya penginjilan yang dilakukan Paulus terungkap juga dalam kecerdikannya ketika berhadapan dengan masalah berhala.
Sudah sejak ratusan tahun sebelum Paulus sampai di Atena, orang-orang di sana sudah memuja dewa-dewa atau tuhan-tuhan yang sangat banyak. Setiap orang bebas memilih dewa yang dipercaya dan hendak disembahnya. Maka, ketika pertama datang ke Atena, Paulus dikagetkan dengan fakta bahwa ada banyak simbol dan patung yang menunjukkan dewa-dewa yang disembah masyarakat Atena. Bagi Paulus yang lahir dalam tradisi Yahudi, hal itu adalah suatu kesalahan. Sebab bagi orang Yahudi menyimbolkan atau membangun patung Allah adalah sesuatu yang dilarang. Apalagi patung dan simbol itu banyak jumlahnya. Karena dalam tradisi Yahudi hanya ada satu Allah, yang mana Allah itu tidak bisa disimbolkan, digambarkan, diwujudkan dalam rupa tertentu, bahkan disebut namanya saja tidak dibenarkan.
Mungkin bila saja kita berandai-andai Paulus hidup di masa kini apakah yang akan dilakukannya, jika melihat bahwa umat di masa kini hidup begitu dekat dengan berhala. Tidak perlu jauh-jauh pada praktik penyembahan patung, karena berhala-berhala bagi manusia di masa kini melekat erat dalam dirinya. Coba saja lihat ke dalam diri manusia. Berhala yang paling berbahaya itu ada di dalam diri manusia, yaitu kehendaknya. Dengan kehendaknya manusia bisa menjadi seperti Allah. Karena jika kehendak manusia tidak bisa dikendalikan, ia menjadi serakah, suka menyakiti dan menghakimi.
Di situlah penting untuk merengungkan kata-kata Paulus ketika mengingatkan bahwa Allah yang benar justru adalah Allah yang tidak dikenal. Berhala itu ada karena manusia merasa bisa menentukan dan mengatur Allah sesuka hatinya, bahkan dengan kehendaknya sendiri manusia merasa bisa mendikte Allah. Berhala itu ada karena manusia hanya mengutamakan kehendak dan kemauannya saja. Dalam kesadaran bahwa kita tidak pernah bisa mengetahui Allah, kita didorong untuk terus belajar lebih mengenal tujuan Allah, bukannya menjadi allahngnya ini.
Pdt. Hizkia Fredo V., S.Si., M.Fil.
Oleh: Vera Moniaga
07 Januari 2026
Oleh: Brian Sapto Utomo
17 Desember 2025
Oleh: Muslikhatun
10 Desember 2025
Oleh: Tri Royani
03 Desember 2025
Oleh: Nugraheni Diyah Eka Setiyawati
26 November 2025
Oleh: Endro Kurniawan
19 November 2025
Oleh: Nanik Sri Maryati
12 November 2025
Oleh: Antoniyus Waskito
05 November 2025
Oleh: Widji Triyastuti
22 Oktober 2025
Oleh: Vera Moniaga
15 Oktober 2025
Oleh: Pdt. Yatinem Kusno S.Si.
04 Januari 2026
Oleh: Pdt. Hizkia Fredo V., S.Si., M.Fil.
28 Desember 2025
Oleh: Pdt. Lukas Prihatoko S.Si., M.Th.
21 Desember 2025
Oleh: Pdt. Hizkia Fredo V., S.Si., M.Fil.
14 Desember 2025
Oleh: Pdt. Yatinem Kusno S.Si.
07 Desember 2025
Oleh: Pdt. Lukas Prihatoko S.Si., M.Th.
30 November 2025
Oleh: Pdt. Hizkia Fredo V., S.Si., M.Fil.
23 November 2025
Oleh: Pdt. Kornelius Teguh Sayogo (GITJ Kuncel Pati)
16 November 2025
Oleh: Pdt. Lukas Prihatoko S.Si., M.Th.
09 November 2025
Oleh: Pdt. Yatinem Kusno S.Si.
02 November 2025
Oleh: Pdt. Hizkia Fredo V., S.Si., M.Fil.
01 Januari 2026
Oleh: Pdt. Lukas Prihatoko S.Si., M.Th.
31 Desember 2025
Oleh: Pdt. Yatinem Kusno S.Si.
25 Desember 2025
Oleh: Pdt. EM. Lanny S. Mariani (GKI Sangkrah)
24 Desember 2025
Oleh: Pdt. Lukas Prihatoko S.Si., M.Th.
29 Mei 2025
Oleh: Pdt. Lukas Prihatoko S.Si., M.Th.
19 April 2025
Oleh: Pdt. Yatinem Kusno S.Si.
18 April 2025
Oleh: Pdt. Hizkia Fredo V., S.Si., M.Fil.
17 April 2025
Oleh: Pdt. Yatinem Kusno S.Si.
05 Maret 2025
Oleh: Pdt. Sophia Bernadetta Evanti S.Si.Teol. (GKJ Grogol Sukoharjo)
01 Januari 2025
Jasa pembuatan website murah hanya 200rb perbulan, Anda sudah memiliki website sendiri
Jl. WR. Supratman No.81 Dukuh Pendekan, Bakipandeyan, Baki, Sukoharjo 57556
(0271) 625546
gkjbaki@gmail.com
Dusun Karang, Kelurahan Jetis, Kecamatan Baki, Sukoharjo 57556
(0271) 625546
gkjbaki@gmail.com
Jl. Kingkang No.1 Wonosari, Klaten 57590
(0271) 625546
gkjbaki@gmail.com
2026 © GKJ Baki Sukoharjo.