(0271) 625546

gkjbaki@gmail.com

Renungan Umum

16 September 2026

Janji yang Diimani

Bacaan Alkitab :

  • Kejadian 50 : 22 - 25

Video Renungan :

Bahan Renungan :

Siapa di antara kita yang siap menghadapi kematian? Ketika seseorang tahu bahwa hidupnya tidak lama lagi, mungkin yang dipikirkan adalah keluarga, masa depan, dan apa yang akan terjadi setelah ia pergi.

Namun, berbeda dengan Yusuf, menjelang kematiannya, Yusuf tidak berbicara tentang ketakutan. Ia justru berbicara tentang janji Allah.
Yusuf berkata:
“Tidak lama lagi aku akan mati, tetapi Allah akan memperhatikan kamu dan membawa kamu keluar dari negeri ini, ke negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub.”

Yusuf sadar bahwa hidupnya akan berakhir, tetapi ia percaya bahwa pekerjaan Allah tidak akan berakhir. Ia mungkin tidak akan melihat penggenapan janji itu, tetapi ia yakin bahwa Allah akan tetap menggenapinya.

Mengapa Yusuf begitu yakin kepada janji Allah?

Yusuf memiliki perjalanan hidup yang tidak mudah. Ia dikhianati dan dijual oleh saudara-saudaranya, menjadi budak, bahkan dipenjara karena fitnah. Tetapi melalui semua itu, Yusuf belajar bahwa Allah tetap menyertainya dan bekerja di balik setiap keadaan.

Karena itu, ketika bertemu kembali dengan saudara-saudaranya, Yusuf mampu mengampuni mereka. Ia tidak membalas kejahatan mereka, karena ia percaya bahwa hidupnya ada di tangan Tuhan. Yusuf melihat bahwa apa yang manusia maksudkan untuk kejahatan, Allah dapat mengubahnya menjadi kebaikan.

Itulah sebabnya, menjelang kematiannya, Yusuf tetap mengimani janji Allah. Ia mungkin tidak melihat penggenapan janji itu, tetapi ia percaya bahwa Allah yang berjanji adalah Allah yang setia.

Demikian juga dengan kita. Mungkin ada doa yang belum dijawab dan pergumulan yang belum selesai. Jangan hanya melihat keadaan; lihatlah kepada Tuhan yang memegang janji.

Kita mungkin tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi kita tahu siapa yang memegang masa depan.

Kiranya kita belajar seperti Yusuf: tetap percaya, tetap mengampuni, dan tetap berharap kepada Tuhan, sekalipun kita belum melihat penggenapan janji-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati. Amin
renungan Umum, Janji yang Diimani, Vera Moniaga, gereja kristen jawa, gkj, gkj baki, gereja kristen jawa baki, baki, sukoharjo, gkj klasis sukoharjo, klasis sukoharjo, klasis, sinode gkj, sinode

Pengisi Renungan

Vera Moniaga

kebaktian, kebaktian online, live streaming, gereja kristen jawa, gkj, gkj baki, gereja kristen jawa baki, baki, sukoharjo, gkj klasis sukoharjo, klasis sukoharjo, klasis, sinode gkj, sinode